Jumat, 25 Maret 2016







 

penulis : Riawani Elyta dkk
penerbit: Indiva kreasi
hal        : 164

          Buku yang berjudul " Jomblo Prinsip Atau Nasib " adalah buku yang berisi tentang cerita - cerita pendek para jomblo, dari yang menganggap bahwa jomblo itu nikmat hingga jomblo itu siksaan. Buku ini memiliki dua bagian kategori cerita, yang pertama adalah "Ya Jomblo Ya Nasib", bagian ini meneritakan para jomblo yang sedang menanti cinta, tetapi tak juga kunjung datang. Sehingga mereka mengira bahwa jomblo itu sebagai nasib bukan prinsip. Sedangkan pada bagian yang kedua adalah "Saya Jomblo Saya Bahagia", bagian ini merupakan kebalikan dari bagian yang pertama, yaitu kisah para jomblo yang memang sedang menunggu cinta, tetapi mereka memilih cara yang halal. Mereka menyatakan bahwa mereka bahagia dan baik - baik saja walaupun berstatus jomblo. Dan mereka yakin bahwa suatu saat nanti status jomblo mereka tidak akan lama. Karena mereka akan mengakhirkan status jomblo itu dengan ikatan yang suci.
          Kelebihan dari buku ini adalahkita dapat memetik setiap hikmah dari cerita - cerita yang ada di buku ini. Buku ini akan memberikan pencerahan dan cerminan diri pada setiap kisahnya. Juga akan membuka pikiran kita agar tidak mendekatkan diri dari zina. Menjawab setiap pertanyaan dari para jomblo, seperti '' kenapa kita dilarang pacaran?'' ," kenapa pacaran itu termasuk zina" dan lain sebagainya. Dan buku ini juga memberi pengertian pada kita, bahwa status jomblo tidaklah membawa kita pada kerugian melainkan kemuliaan. Buku yang sangat bermutu dan sangat sesuai untuk untu para remaja, terutama yang masih berstatus jomblo. Juga untuk yang masih pacaran agar kembali ke jalannya.

.

Hasil gambar untuk cover novel pulang


“Sebuah kisah tentang perjalanan pulang, melalui pertarungan demi pertarungan, untuk memeluk erat semua kebencian dan rasa sakit."
Kisah seorang pemuda yang biasa dipanggil “Bujang”. Lahir dari keluarga sederhana yang tinggal di Bukit Barisan. Bapaknya adalah mantan tukang pukul dari keluarga penguasa shadow economy, yaitu Keluarga Tong. Bujang diajak Tauke Besar ke kota dan tinggal bersama Keluarga Tong . Dan dari situlah Bujang mulai memupuk mimpinya untuk menjadi tukang pukul yang tangguh seperti bapaknya. Namun, Tauke Besar tidak mengizinkan Bujang untuk menjadi tukang pukul, karena Bujang adalah anak yang sangat cerdas. Tauke Besar menyuruh Bujang untuk sekolah. Namun, Bujang tidak ingin sekolah. Jika dia sekolah, lalu bagaimana ia bisa menjadi tukang pukul? Tapi pada akhirnya dia bisa.

   Tere Liye dengan ciri khasnya selalu menghadirkan cerita yang penuh dengan kejutan dalam setiap karya tulisannya.Begitu juga dengan buku ini.Banyak sekali kejutan dan ketidaksangkaan dalam buku ini. salah satunya adalah pada bab pengkhianatan yang terjadi anatar sesama anggota Keluarga Tong. Ketika sesama anggota Keluarga Tong saling bertarung. Melampiaskan seluruh kebencian, dendam. Dan pada saat itulah Keluarga Tong hancur. Seluruh harta dan kekuasaan direnggut oleh Sang Penkhianat. Namun masih ada anggota Keluarga Tong yang masih setia. Mereka akan membalas semua pengkhianatan ini. Mereka akan mengambil balik seluruh harta dan kekuasaan kembali ke tangan mereka.

  Buku yang sangat menginspirasi dan menarik.Dengan alur maju-mundur, cukup membuat buku ini menjadi bagus pada setiap babnya. Serta adegan-adegan yang yang sangat mengejutkan. Itulah kehebatan Tere Liye. Selalu bisa membuat pembacanya seperti merasakan suasana yang diceritakan . Tidak akan kecewa dan bosan untuk membacanya.